Seleksi PT.KAI

1. Seleksi Administrasi

Sebenarnya cukup mudah sih persyaratannya. Asal mengisi data diri, scan ijasah, scan akreditasi kampus, pas foto. Rentang waktu seleksi administrasi hingga lolos tes kesehatan awal.

2. Seleksi Kesehatan Awal

Seleksi kesehatan awal dilaksanakan di Daop 2 Bandung, Jalan Stasiun Timur kira kira di Klinik Kesehatan Daop 2 Bandung. Itu tuh, yang deketan sama Pasar Baru. Kurang lebih ada lima tahapan tes kesehatan awal yakni pengukuran tinggi dan berat badan, tes buta warna, tes minus mata, tes kesehatan gigi dan tes varises. Tinggi dan berat badan harus seimbang. Minimal tinggi untuk perempuan kurang lebih 155 cm dan untuk laki laki kurang lebih 160 an. Kalau berat masa tubuh melebih atau kurang dari ambang batas, maka jelas saat itu juga akan langsung dinyatakan gugur. Tes minus sih ya standar gitu, suruh baca huruf melalui jarak tertentu. Tenang, KAI masih toleran dengan minus kok. Masih boleh minus selama bukan melamar untuk masinis maupun kondektur. Masinis kesehatannya wajib mendekati sempurna, artinya tidak boleh cacat sedikitpun termasuk mata. Terus tes buta warna. Bagaimana dengan buta warna parsial? Nah, ini kemungkinan akan sulit juga untuk lolos. Tes nya sih suruh membaca angka yang terselubung di lembaran yang warna warni untuk standar tes buta warna. Kemudian kalau sudah, kita bergeser ke tes kesehatan gigi. Kalau bolong, pastikan sudah ditambal sebelum ujian kesehatan. Terakhir, tes varises untuk mengecek apakah kita menderita varises. Orang yang menderita varises biasanya tidak tahan berdiri lama lama. Intinya ketahanannya untuk berdiri lebih rendah daripada orang normal.

Satu hari tes kesehatan, mampu mereduksi jumlah peserta. Bayangkan, kurang lebih seribu empat ratus orang yang lolos tahap administrasi, hanya tersisa kurang dari seperempatnya saja lolos hingga psikotes

2. Seleksi Psikotes

Pada tahap tes psikotes, dimulai dari pukul tujuh pagi hingga tengah hari. Tesnya yang pertama, tentang data diri. Kemudian tes menggambar dan kemudian tes paulli. Tes paulli ini yang cukup melelahkan. Itu tuh, tes menghitung angka dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas yang segede koran. Tes ini digunakan untuk menguji ketahanan kerja seseorang. Di tahap ini, hasil seleksi diumumkan sore itu juga jadi di hari yang sama kita akan tahu apakah kita lolos atau tidak.

3. Seleksi Wawancara

Lima menit wawancara saja menentukan apakah kita lolos ke tahap selanjutnya. Saya masih ingat pewawancara saya waktu itu adalah salah satu manajer di PT KAI. Sejak awal, saya diuji dengan bahasa Inggris. Sejujurnya bahasa Inggris saya waktu itu tidak terlalu fasih karena gugup. Haha. Belepotan deh jadinya. Pertanyaannya seperti apa? Tentunya tiap orang berbeda beda. Ada yang diuji materi kuliahan, ada yang ditanyakan skripsinya, ada yang ditanyakan pengetahuannya mengenai perkeretaapian dan berbagai macam pertanyaan lainnya. Hasil seleksi juga diumumkan sore itu juga.

4. Seleksi Kesehatan Akhir.
Seleksi ini yang paling horor dari semua ujian karena menentukan hasil akhir. Meski udah keren keren lolos empat tahap sebelumnya, hanya karena ada ganjalan di kesehatan akhir, maka pupus juga banyak orang. Tes ini terdiri dari tes lab ditambah tes kesehatan awal dan tes fisik. Tes lab antara lain pengambilan sampel darah, urin, rekam jantung dan thorax serta paru paru di sebuah lab di Bandung. Selanjutnya peserta kembali ke Klinik Kesehatan Daop 2 untuk diuji lagi sama seperti lima langkah tes kesehatan awal. Setelah selesai, peserta akan diuji fisiknya. Bukan dengan lari lari atau sekojam atau tes olahraga. Namun, pengecekan panca indera, nafas detak jantung, tensi, ambeien, kanker payudara dan myom. Benar benar ujian kesehatan yang sangat lengkap. Kunci: sebelum ujian kesehatan, ada baiknya mempersiapkan diri dengan olahraga setidaknya seminggu sebelumnya. Keinginan untuk makan makanan berlemak atau makanan berkolesterol tinggi ada baiknya ditahan dulu. Makan banyak sayur dan buah. Jangan lupa air putih minimal seliter tiap hari. Rokoknya dikurangin. Kesehatannya dibagus bagusin. Jarak seleksi kesehatan akhir hingga pengumuman kelulusan berjarak kurang lebih sepuluh hari hingga dua minggu an lebih. Jadi, total sejak pengumuman seleksi administrasi hingga kelulusan tes kesehatan akhir memakan waktu kurang lebih satu bulan.

PT. KAI termasuk ke dalam perusahaan yang seleksinya ketatnya naudzubillah. Dari seribu empat ratus pelamar yang lolos tahap administrasi, hanya tiga puluh delapan orang yang dinyatakan layak menjadi karyawan perusahaan perkeretaapian ini. Sistem gugur diterapkan pada setiap ujian sehingga terjadi pemangkasan yang signifikan di setiap tes. Hasil akhirnya jauh dari yang dibayangkan orang.  Well, cukup sadis. Tapi hal ini kembali lagi apakah para pelamar mampu melewati seleksi yang telah ditentukan. Dan yang melegakan adalah, KAI seleksinya cukup bersih dan perusahaan ini menerapkan standar ketat penerimaan pegawai. Pelamar tidak lolos bukan karena ada pelamar lain yang berani bayar. Tapi memang karena mereka tidak lolos ujiannya yang bertahap dan ketatnya luar biasa. Untuk para pelamar yang lolos, selamat bekerja dan jangan lupa bersyukur. Bagi yang belum, teruslah berusaha dan berdoa. Kita tak akan pernah tau lewat jalan apa Tuhan mengirimkan rejeki untuk hidup kita. Rejeki sudah ada yang mengatur. Keep fighting!

Advertisements

2 comments

    1. Halo Tanu, kalau pengalaman pendaftar yang sebelumnya sih, KAI sangat ketat di setiap seleksinya. Temen saya kurang satu sentimeter saja langsung dinyatakan gagal di seleksi kesehatan awal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s