Ketika Masalah Perasaan Dibawa-Bawa ke Orang Sakit

Salah satu sepupu sahabat saya sakit pada amandelnya. Setelah menunggu kurang lebih dua minggu, barulah ia dioperasi. Ada cerita lucu soal rumah sakit dimana sepupu ini dirawat.

Permainan perasaan menjadi titik tolak mengapa si adik kecil yang masih SMP ini tidak segera dirawat ke kelas yang sudah dipesan. Ha? Maksudnya? Kok bisa permainan perasaan?. Baiklah akan saya jelaskan. Sahabat saya ini dulunya punya mantan yang bekerja di rumah sakit swasta tersebut. Si mas mantan punya banyak fans yang berusaha untuk menarik perhatian si mas ini. Ada seorang teman si mas yang pernah tahu masa lalu masnya ini dan berusaha membuat kisruh keadaan dengana menyebarkan berita pribadi tersebut. Dari mulut ke mulut, cerita berkembang bak bola salju. Para staf yang tahu berusaha untuk memperlakukan sahabat saya dan sepupunya yang sakit. Ruangan kelas 1 yang sudah dipesan tidak juga segera disiapkan untuk sepupu ini, ada saja alasan yang membuat sepupu harus tinggal di bangsal tunggu. Padahal tetangga bangsal tunggunya sudah dipindah ke kelas 1 sejak satu malam sebelumnya.

Hmm.. gini nih kalau kerja nggak profesional. Main perasaan dan nggak ngerti proporsi mana urusan pribadi mana urusan kerjaan. Dari pribadi ngerembet ke profesi. Jadi bingung juga sih mau ngadu kemana. Kalau ada yang bilang ‘nggak usah baper’, ‘nggak usah suudzon, emang iya po mereka mempersulit mbak nya dan sepupunya’. Terkadang mereka adalah orang yang nggak ngerti gimana situasi di lapangan. Manusia toh dikasih perasaan. Kita tahu kapan kita ada dalam keadaan sulit, kapan longgar. Bapernya mbak mbak fans merembet hingga ke sepupu sahabat saya dipersulit. Tatapan sinis sana sini kalimat kalimat ngomongin di belakang tentunya juga menjadi serangan psikologis bagi sahabat saya ini dan keluarganya. Serba salah juga sih. Pelajaran yang bisa didapat adalah emang jangan baper kalau lagi nggak profesional. Kan kasihan juga dengan orang yang membutuhkan kita. That’s why dalam berteman pun jangan main perasaan. Be a neutral.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s