Secangkir Cinta di Gorontalo: Cerita dari Kemah Pramuka 3

Outbond Pramuka

Ada baiknya bergaul dengan anak anak psikologi. Saya jadi tahu sedikit bagaimana permainan outbond. Kebetulan saya dan Mbak Tari kedapatan area di sungai. Awalnya kami kebingungan bagaimana nanti outbondnya. Kemudian kami mendapatkan ide tentang games kepercayaan. Semua mata anak anak ditutup kecuali satu orang yang harus mengarahkan mereka menuju negara lain agar mereka selamat.

DAS

Dek, dengarkan instruksi dan lakukan bersama sama

Kemudian mereka harus membantu teman teman mereka melewati jurang dengan menangkap teman teman mereka satu persatu dari atas batu yang jaraknya setengah meter dari permukaan air.

Saya, Mbak Tari dan Azizah bergantian untuk menjadi pemandu outbond. Kami bertugas mengarahkan adik adik, mengawasi mereka, memantik pemikiran dan mengecek hal hal yang menyangkut keamanan. Kami benar benar mengecek seberapa dalam air agar ketika anak yang dilempar ternyata tidak berhasil ditangkap temannya, ia bisa dengan aman jatuh ke air tanpa harus terantuk batu kali yang besar besar itu.

Anak anak sangat excited dengan permainan ini. Saya sempat menanyai beberapa anak yang ikut dalam permainan ini “sudah pernah main games ini belum?”. Anak anak itu rata rata menjawab belum pernah. Mereka cukup penasaran bagaimana cara kerja games ini. Setelah mereka berhasil menyelamatkan teman teman mereka dari negara yang perang, mereka harus berkumpul di tepi jurang dan berdiskusi solusi untuk menyelamatkan mereka semua. Semua hal harus melewati mufakat kelompok. Satu orang harus dipilih untuk naik ke atas batu. Teman temannya menunggu di bawah dengan tangan kompak menahan beban temannya yang jatuh itu. Dengan deg degan, si anak yang menjadi korban menjatuhkan diri ke kelompok. Tentu saja kepercayaan sangat diperlukan. Si korban harus percaya bahwa teman temannya akan ada untuknya, dan teman temannya harus saling menjaga kekompakan agar si anak ini tidak mudah jatuh ke air. Si korban pasti deg degan ketika harus menjatuhkan diri. Kami melihat rata rata kelompok perempuan akan merasa was was. Si korban biasanya akan menekuk kakinya. Dan kami harus berkali kali meminta mereka untuk tenang dan meluruskan kaki. Ada satu dua kelompok yang berhasil. Ada juga kelompok yang gagal karena si korban jatuh ke air, tapi ada juga yang nakal. Mereka dengan sengaja membuat si korban tercebur ke air. Hmmm.. dasar anak anak.

Tentu saja kami tidak sembarangan memilihkan permainan ini. Kami ingin mereka belajar sesuatu dari games. Pemaknaan dari setiap aspek games menjadi titik tolak. Games tidak hanya harus menyenangkan, tapi juga wajib memberikan hal yang positif bagi yang melakukan. Bikin mikir. Gitulah.

Basah basahan, dilempar lempar, sungguh permainan yang sangat asik. Saya ikut berbahagia mendengar tawa riang mereka saling melempar temannya dengan air satu sama lain. Bahkan kami pemandunya pun juga diciprati air sungai. Basahlah sudah baju saya. Mandi sekalian –apalagi dari kemarin sore saya tidak menyentuh air- . Masuk air, dan saya bahagia.

Pulangnya kami bertiga makan durian di dekat pembuatan biogas. Teman teman Mongiilo membeli durian yang satunya seharga sepuluh ribu. Durian yang dagingnya tipis dan kecil itu lahap di mulut kami. Jadi ingat cerita di Sumatra sana, konon kalau durian yang dimakan gajah dimuntahkan kembali, durian itu adalah durian terenak yang pernah ada. Hmm.. sayangnya di Gorontalo tidak ada gajah.

Sore hari, pukul 2 siang, kami pulang. Dengan menumpang pickup, kami bertolak menuju sukamakmur. Sungguh momen yang benar benar saya tunggu: pulang ke rumah. Saya sudah kangen rumah. Angin menerpa senyuman di wajah saya. Saya berdiri di atas mobil yang melaju terantuk antuk jalanan Sukamakmur yang rusak parah, bak Arai yang pulang ke rumah Ikal. Sungguh berbahagia. Keluarga, saya datang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s