Sebuah Bingkai Cerita Seribu Makna

Saya baru tiba pada tengah malam seusai rehearsal rutin. Lapar tengah malam melanda. Oleh karena saya bukan diet type, saya makan. Setengah melamun sambil tetap mengunyah makanan, saya menerawang. Melayangkan pandangan ke penjuru ruang, ketika saya menatap sudut, sebuah amplop cokelat nampak dengan tulisan di atasnya. Saya tidak merasa membuang sesuatu disana. Tidak pada bingkisan dalam bungkusan kecil. Saya ambil dan membaca tulisan. Serapi tulisan ayah saya, tapi bukan dari beliau. Ternyata sebuah surat untuk saya. Tidak ada sepucuk tulisan yang dilampirkan dalam bingkisan kecil itu. Hanya ada setumpuk kecil foto-foto agak tua. Seseorang menginginkan saya untuk tahu. Untuk merasakan bahwa ada kenangan yang terekam dalam sebingkai gambar. Saya bengong. Tidak bisa berkata kata. Mengapa baru sekarang? Kenapa tidak sedari dulu?.

Saya tidak tahu apa itu fotografi. Yang saya tahu hanyalah mengambil gambar, menangkap momen. Merekam kenangan yang tertangkap oleh feeling dan pekanya lensa. Apa definisi foto bagus? Saya tidak tahu. Arbain Rambey bilang tidak ada. Beliau bilang, tergantung darimana kita melihat. Bukan hanya dari kamera apa yang digunakan, tapi cerita apa yang ingin kamu sampaikan.

Saya buta teknik. Saya tidak sebaik Mas Yona, Tita, Dimas atau siapapun yang paham fotografi. Hanya satu tujuan : mengumpulkan album kenangan, rekam jejak perjalanan dari masa ke masa. Sebuah foto mempunyai banyak cerita. Gambar seringkali lebih memuat ribuan kata dibandingkan menuliskannya di dalam sebuah tulisan. Terkadang dalam sebuah waktu, ketika saya memejamkan mata dan menyusuri jalan kenangan, ingin rasanya memiliki tongkat sihir yang bisa menarik benang pikiran dan mengumpulkannya dalam sebuah wadah kecil yang sewaktu waktu bisa diputar kembali lewat jambangan seperti layaknya dalam film Harry Potter. Jadi ketika saya merasa pikiran saya penuh, akan lebih mudah meringankan perasaan saya sekaligus menyimpan kenangan itu dalam sebuah tempat yang suatu saat bisa diputar kembali. Tapi mari kembali pada kenyataan. Kita ada di dunia nyata, bukan dunia sihir. Benda ajaib yang setara dengan serum kenangan seperti di Harry Potter hanyalah jepretan dan tulisan.

Setiap kali saya bisa, saya akan mengumpulkan foto, video perjalanan. Terkadang sesekali saya mengamati. Mengingat dan bernostalgia dengan masa masa yang terlewat. Seperti masuk ke dalam pusaran waktu. Kembali ke masa-masa dimana semua hal terjadi. Suasana, hiruk pikuk, kedamaian, cantiknya hutan, awan yang berarak, tawa, penjelakahan, kesenangan, masalah, keagunganNya, kebersamaan, toleransi, saling menjaga, tanggungjawab, sharing, saling menyayangi, kesedihan dan seribu satu hal yang bisa saya rasakan. Bahwa waktu bukanlah sebuah batu yang akan diam. Waktu adalah angin, terus bergerak tanpa bisa berhenti. Manusia tidak akan ada dalam sebuah detik yang sama. Ia akan terus tumbuh. Menjadi dewasa dan menua. Sejak menjadi anak anak, labil hingga menjadi sesosok mahluk Tuhan yang paling sempurna.

Tidak penting untuk terlihat cantik di dalam foto. Ini bukan soal itu. Ini soal bagaimana kenangan terekam, tentang perasaan yang muncul, tentang suasana yang dirasakan, tentang kebersamaan yang padu padan. Kenangan yang muncul seringkali berbeda walaupun di tempat yang sama. Jika kamu berada dengan orang-orang yang kamu sayang, tentu berbeda jika kamu ada disana dengan orang yang berbeda.

Ketika Tita di malam gathering berkata “semua rekam jejak kalian tersimpan dalam setiap jepretan yang saya ambil sejak awal”. Ya. Saya setuju. Kita semua berproses. Semua yang terekam, adalah sebuah kenangan yang suatu saat menjadi pengingat momen momen yang terlewat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s